Pembunuhan Skylar Neese (True Story)

Skylar Neese

Tentang Skylar Neese

Skylar Annette Neese adalah seorang remaja putri 16 tahun, ia merupakan anak tunggal dari pasangan David Neese dan Mary Neese yang berasal dari West Virginia. Karena ia merupakan anak tunggal, orang tuanya sangat menyayanginya. Kisah ini dimulai ketika pada malam hari pada tanggal 5 Juli 2012, Skylar Neese baru saja pulang dari pekerjaan paruh waktunya. Ketika tiba di rumah, Skylar memeluk kedua orang tuanya dan mengatakan bahwa ia menyayangi mereka. Setelah itu Skylar masuk kedalam kamarnya dan menutup pintu yang disaksikan oleh kedua orang tuanya.

David Neese dan Mary Neese

Awal Kejadian

Rumah Neese
Attachment Caption

Keesokan harinya, Skylar tidak terlihat bangun dan pintu kamarnya tetap tertutup, orang tuanya berasumsi bawah ia mungkin kelelahan dan tetap melanjutkan tidurnya. Siang harinya, ayahnya pulang kerja lebih awal, lalu berkata saat memasuki rumah “Hey, Aku Pulang!”, tetap tidak ada yang merespon, hanya keheningan. Pada saat itu ayahnya yakin bahwa anaknya masih ada didalam rumah, karena pada dipagi hari ia belum bangun. Lalu ayahnya pergi ke lorong lokasi kamar Skylar, dan ia melihat bahwa pintu kamar anaknya masih tetap tertutup, sama persis ketika ia melihatnya dipagi hari. Ayahnya lalu mencoba untuk mengetuk pintu kamar Skylar untuk mengecek apakah ia baik-baik saja. Saat mengetuk pintu kamar Skylar, tidak ada jawaban dari Skylar, lalu ia mencoba memanggilnya beberapa kali lagi, tetapi tetap tidak ada respon bahkan suara dari kamar Skylar. Ayahnya lalu membukan kamar Skylar, dan saat ia melihat kedalam, Skylar tidak ada dikamarnya. Ayahnya berpikir bahwa Skylar tidak ada memberitahunya bahwa ia akan pergi pada hari ini, lalu ia mencoba menghubungi Skylar melalui ponselnya, tetapi Skylar tidak mengangkat panggila telepon tersebut. Lalu Ayahnya memutuskan untuk menghubungi istrinya Mary, saat ini istrinya sedang bekerja. Mary mengangkat panggilan tersebut dan ia menanyakan “apakah Skylar kau sempat melihat Skylar atau tahu dimana Skylar berada saat ini?”, lalu Mary menjawab “Tidak, aku tidak tahu dimana dia saat ini, mungkin dia pergi bersama temannya.”. Setelah itu ayahnya memutuskan untuk menghubungi teman terdekat Skylar bernama Shiela.

Teman Dekat Skylar

Skylar (Kiri) dan Shiela (Kanan)

Shiela merupakan teman dekat Skylar, mereka sudah kenal sejak Kelas 2. Ketika ayah Skylar mencoba menghubungi Shiela, Shiela menjawab panggilan telepon tersebut dan berkata “Aku tidak tahu dimana Skylar, Aku sempat berbicara dengannya kemarin malam, tetapi sepertinya tidak ada sesuatu yang aneh tentang pembicaraan kami.”. Setelah mendapatkan informasi tersebut, Ayah Skylar menutup telepon tersebut. Setelah menutup telepon tersebut, Ayah Skylar melihat sekeliling kamar anaknya, untuk mencari apakah ada sebuah petunjuk dimana keberadaan Skylar saat ini. Saat memeriksa dan melihat kedalam lemarinya, ia menemukan Jaring Besi yang seharusnya terpasang di bagian luar jendela kamar tersebut. Kemudian ia mengecek jendela kamar tersebut dan menemukan bahwa jendelanya sedikit terbuka. Lalu ayahnya membuka jendela tersebut, karena jaring besi tidak terpasang, ia dapat menjulurkan kepalanya keluar untuk melihat-lihat sekelilingnya agar mendapat penjelasan kenapa jaring besi tersebut dilepas. Ia menemukan keanehan saat melihat kebawah jendela, disana ia melihat sebuah bangku, bangku tersebut terlihat janggal dan ia tahu bahwa bangku tersebut dipindahkan kesana tidak begitu lama. Bagi ayah Skylar, ia tidak pernah mendapati atau mengetahui bawah putrinya pergi secara diam-diam dari rumah tanpa sepengetahuan orang tuanya. Tapi dari temuan yang didapatnya, ia sekarang yakin bahwa putrinya pernah pergi keluar secara diam-diam tanpa memberi tahu dirinya dan Mary. Dave sangat kahwatir tentang putrinya, tetapi ia tetap berfikir positif pasti ada penjelasan yang masuk akan kenapa ia melakukan itu, lalu ia kemabali menghubungi Mary. Mereka kahwati tentang keberadaan putri mereka, tetapi mereka memutuskan untuk menunggu beberapa jam dan yakin bahwa putri mereka akan baik-baik saja.

Lokasi bangku dan jendela kamar Skylar
(Sumber: Newsball.com)

Puncak Kecemasan

Sore harinya, yaitu tepatnya pukul 4 sore, Restoran tempat Skylar bekerja, Wendys, menghubungi Dave dan mengatakan “Hey, apakah anda melihat Skylar? Dia seharusnya bekerja hari ini, tetapi dia tidak muncul hingga saat ini.”. Seketika itu Dave dan Mary tahu bahwa ada sesuatu yang tidak beres terjadi terhadap putri mereka, dan mereka memutuskan untuk menghubungi polisi. Setelah menghubungi polisi dan melaporkan tentang putri mereka yang hilang, Dave dan Mary mulai sangat khawatir, saat it ponsel Mary berdering, ternyata Shiela sedang menelpon, Kemudian Mary segera mengangkat telepon tersebut dan berharap bahwa ada kabar baik mengenai putrinya, tetapi Shiela langsung bertanya “Apakah Skylar belum pulang kerumah?”, lalu Mary menjawab “Belum, ia belum kembali, kami baru saja menghubungi polisi untuk mencarinya.”. Setelah mendengar hal tersebut Shiela kemudian berkata “Mary, aku harus memberitahumu sesuatu kebenaran tentang kejadian kemarin malam.”. Shiela mengatakan kepada Mary bahwa, Ia, Skylar dan teman dekat lainnya yang bernama Rachel pergi secara diam-diam kemarin malam.

Fakta Baru

(Kiri ke Kanan) Shiela Eddy, Rachel Shoaf, Skylar Neese

Shiela mengakui bawah mereka sering melakukan hal tersebut. Hal itu tidak membuat Dave dan Mary terkejut, yang lebih menyebabkan mereka terkejut adalah ketika mereka diam-diam pergi keluar, mereka tidak akan mengendarai mobil mereka secara langsung di depan rumah, karena memungkinkan mereka tertangkap, mereka menggunakan cara yaitu dengan pergi beberapa blok dari rumah mereka sebelum masuk ke mobil teman yang menjeputnya, begitu pula saat kembali, mereka akan menurunkan teman mereka satu sampai dua blok dari tempat tinggal mereka lalu berjalan kaki pulang kerumah. Shiela mengatakan bahwa ia telah menurunkan Skylar beberapa blok dari rumahnya, lalu tidak yakin apakah Skylar sudah tiba dirumah atau tidak. Tentu saja ini adalah kabar yang mengerikan bagi Dave dan Mary, Mary lalu memutuskan untuk menghubungi polisi kembali untuk memperbaharui informasi mengenai putrinya. Kemudian Dave dan Mary bertemu dengan Shiela dan ibunya dan bersama-sama mencari Skylar di sekitar lokasi tempat diturunkannya Skylar kemarin malam.

Investigasi

Mereka tidak menemukan apapun dan melihat apapun, tidak ada tanda-tanda dari Skylar. Kemudian Mary menyadari bahwa ada kamera CCTV diluar gedung apartemennya yang mengarah kejalan, lalu mereka berempat bergegas ke tempat keamanan apartemen untuk melihatnya. Setelah menjelaskan kepada kepala keamanan tentang kejadian tersebut, mereka kemudian mendapatkan rekaman CCTV kamera kemarin malam. Kemudia mereka mengecek CCTV tersebut dan mengetahui bahwa rekaman tersebut tidak masuk akal, karena tempat Shiela menurunkan Skylar dibagian yang tidak terekam CCTV. Tetapi pada pukul 12:30 ada sebuah mobil yang tidak diketahui jenisnya berhenti didepan jalan apartemen tersebut, dan terlihat Skylar berlari dari parkiran menuju mobil tersebut, membuka pintu belakang dan masuk kedalamnya dan mobil langsung pergi begitu saja.

Gambar Rekaman CCTV Saat Skylar Neese menuju mobil

Setelah beberapa hari polisi menginvestigasi rekaman CCTV tersebut, tetapi rekaman CCTV tersebut sangat buram dan bergerimis mereka tidak terlalu menemukan informasi berharga tentang mobil tersebut. Polisi kemudian memberitahukan kepada Dave dan Mary, bahwa mereka mungkin tidak akan suka mendengar kabar ini, tetapi mungkin saja Skylar merencanakan untuk kabur dari rumah mereka, karena ada fakta bahwa banyak remaja seusia Skylar melakukan hal tersebut, dan mungkin akan kembali beberapa hari lagi saat ia rindu orang tuanya atau saat ia sudah merasa lebih baik.

Titik Terang

Rachel Shoaf

Setelah beberapa bulan, tetap tidak ada kabar dari Skylar. Polisi tetap melakukan pencarian secara besar-besaran dan warga lainnya di Morgantown menempelkan selembaran orang hilang tentang Skylar. Terlepas dari populernya kasus ini, tetap saja tidak ada informasi mengenai keberadaan Skylar. Skylar seperti hilang begitu saja tanpa jejak. Tetapi sebuah kejadian tak terduga di akhir tahun pada bulan Desember terjadi, 6 bulan setelah Skylar menghilang, tepatnya pada tanggal 12 Desember 2012 yang mengubah segalanya. Pada malam hari, Rachel, teman dekat lainnya dari Skylar. Dia mengalami gelisah yang sangat luar biasa, dia berteriak dan berlari-lari dan memukul anggota keluarganya, yang membuat ibunya memanggil polisi untuknya. Polisi datang kerumahnya dan membawanya ke psikiater. Setelah seminggu di rumah sakit, Rachel pun diperbolehkan untuk pulang kerumah, bukannya pergi kerumah, ia langsung pergi ke kantor polisi Morganworn dan menerobos masuk dan langsung mengatakan “Aku harus mengatakan sesuatu yang harus keluar dari dalam hatiku tentang Skylar”. Pada saat Skylar tiba dirumah sesaat selesai bekerja di Wendys dan mengatakan selamat malam kepada orang tuanya dan pergi kekamarnya lalu menutup pintu. Ia berbaring di tempat tidurnya dengan ponselnya, ia mendapatkan pesan dari Rachel dan Shiela untuk mengajaknya pergi keluar. Skylar tidak mau untuk melakukannya, karena ia sedang kesal dengan kedua temannya tersebut, info itu didapat dari teman lainnya bawah sedang terjadi sedikit keributkan diantara mereka bertiga. Itu terlihat seperti Shiela dan Rachel menjadi lebih dekat dan memilih untuk menjauhkan diri dari Skylar dan Skylar merasakan hal tersebut. Dan untuk memperlihatkan kepada mereka bawah Skylar sedikit tidak mood terhadap mereka, Skylar menolak ajakan mereka. Tetapi beberapa jam berikutnya, Skylar akhirnya mengatakan “Iya” kepada mereka, setelah dibujuk oleh Rachel dan Shiela.

Kepergian Skylar

Mobil yang digunakan Shiela yang terekam CCTV
(Sumber: Newsball.com)

Setelah itu Skylar kembali melakukan hal tersebut yaitu pergi diam-diam, ia mulai melepas jaring besi dan memasukkan kedalam lemari pakaian, kemudia ia keluar melalui jendela dan memberikan lubang sedikit agar dapat masuk kembali. Kemudian ia menunggu temannya di samping apartemen dan tepat pada pukul 12:30 temannya datang menggunakan mobil seperti gambar pada CCTV. Mobil yang tidak dikenal itu adalam mobil Shiela, Shiela lah yang mengemudikan mobil tersebut dan Rachel berada disampingnya. Dengan pengakuan tersebut akhirnya terbongkarlah semua kebohongan Rachel dan Shiela, mereka berbohong tentang semuanya sebelumnya. Setelah Skylar masuk kedalam mobil, Shiela langsung mengemudikan mobilnya ke jalan tol dan pergi ke arah utara. Shiela mengemudikan mobilnya selama 45 menit mengikuti jalan besar tersebut, mereka melewati Pennsylvania, lalu ia berbelok ketika menemukan sebuah jalan yang terlihat sudah tua dan mengikuti jalan tersebut. Ketika sudah sedikit jauh dari jalan besar menemukan tempat yang menuturnya bagus untuk mereka nongkrong, Shiela memberhentikan mobilnya diatas rerumputan, kemudian mereka bertiga pergi keluar dari mobil. Mereka mengikuti sebuah jalan setapak disebelah mobil mereka untuk menemukan sebuah tempat dimana pemandangan malam terlihat jelas disebelah kanan mereka yang terdapat sebuah bukit. Mereka kemudian duduk disana bersandar dan akan memulai untuk merokok Marijuana. Shiela yang duduk paling kiri, yang berdekatan dengan arah kembali ke mobil mereka, diminta tolong oleh Shiela yang duduk paling kanan untuk mengambilkan Korek Api di mobil karena ia lupa membawanya, dalam hal ini mereka memang sengaja melupakan korek apinya dan mencari kesempatan untuk menusuk Skylar dengan pisau yang sudah mereka siapkan. Skylar berkata “ok, baiklah”, lalu ia berdiri dan berputar kearah mobil.

Pembunuhan

Saat ia berbalik, temannya berada tepat dibelakangnya, sesaat setelah ia mulai berjalan, ia mendengar temannya juga ikut berdiri dan berkata “One, Two, Three”. Skylar merasakan ada dua buah pisau menusuk di punggungnya yang dilakukan oleh Rachel dan Shiela. Skylar kemudian sangat panik bahkan tidak menoleh kebelakang dan langsung melarikan diri, ia berhasil melarikan diri beberapa meter, karena tusukan tersebut ia tidak dapat berlari dengan kencang dan cenderung menjadi lambat. Shiela yang mengejarnya berhasil menangkapnya dan menahannya, kemudian berusaha untuk menusuknya kembali, tetapi Skylar melawan dan berusaha menjauhkan pisau tersebut darinya dan berhasil memberikan luka kepada Shiela, tetapi saat itu juga datang Rachel untuk membantu Shiela, dan langsung memegang tangan Skylar. Saat tersebut Skylar sudah tidak berdaya dan berkata “Kenapa kalian melakukan ini terhadapku?”, tetapi mereka tidak menjawab dan terus menusuk Skylar. Suatu ketika Rachel berhenti menusuk Skylar yang sudah sekarat tetapi Shiela tidak. Menutur informasi dari Rachel, ia sempat berkata kepada Shiela bahwa “Leher Skylar sudah berhenti mengeluarkan suara gemercik”.

Menghilangkan Jejak

Setelah Shiela berhenti menusuk Skylar, mereka berdua meninggalkan Skylar dan kembali ke mobil, mereka berniat untuk menghilangkan jejak dan mengambil sekop, pemutih, planstik dan benda lainnya. Mereka lalu mulai membersihkan diri mereka sendiri dan senjata mereka. Mereka lalu pergi ketempat Skylar dan ingin menguburnya didalam semak-semak, mereka berusaha untuk menggali tanah disekitar sana, tetapi tanah disana sangat berbatu dan sulit bagi mereka untuk menggali. Akhirnya mereka memutuskan untuk tidak menggali dan memutupi tubuh Skylar dengan batu, tanah dan apapun yang dapat mereka temukan hingga tubuh Skylar tertutup sepenuhnya, kemudian mereka pergi. Ditemukan fakta bahwa Shiela dan Rachel merencanakan ini sejak berbulan-bulan sebelumnya. Alasannya? karena mereka tidak suka dengan Skylar, dan tidak ingin berteman lagi dengannya. Mereka beranggapan bahwa menjauhinya dan mengucilkannya saja tidaklah cukup dan harus membunuhnya. Mulai dari awal bagaimana mereka mengajak Skylar keluar dan mengetahui bawah Skylar akan menolak, mereka tahu bahwa Skylar merasa sebal terhadap mereka, dan berusaha menggunakan berbagai macam alasan dan cara untuk mengajak Skylar keluar.

Lokasi Pembunuhan Skylar Neese
(Sumber: Google Maps)
Lokasi pembunuhan Skylar Nesse (Sekarang menjadi tempat untuk memperingati kematian Skylar Neese)
Sumber: Google Maps

Akhir Kasus

Rachel Shoaf
Shiela Eddy

Setelah kasus tersebut disidangkan, Rachel Shoaf dihukum penjara selama 30 tahun karena perbuatannya dan berhak untuk pembebasan bersyarat ditahun 2023. Sedangkan Shiela Eddy dihukum seumur hidup didalam penjara tetapi ia juga mendapatkan hak untuk bebas bersyarat di tahun 2023. Saat persidangan Rachel sangat menyesal dan meminta maaf kepada orang tua Skylar saat pembacaan tuntutan. Tetapi dilain pihak, Shiela selalu tersenyum di persidangannya dan selalu mengatakan bahwa ia tidak melakukannya, dan tidak memiliki niat untuk meminta maaf kepada orang tua Skylar. Tepai ia mengirimkan sebuah pesan yang sangat memprihatinkan di Twitter. Pada bulan maret 2013 ketika polisi mengindentifikasi jenazah Skylar di hutan di Pennsylvania, hanya beberapa hari kemuda ia men-Tweet “we really did go there”. Shiela kemudian ditangkap pada bulan berikutnya.

Tangkapan layar Postingan Twitter Shiela Eddy

Sebelum kejadian ini Skylar sempat memposting sebuat tweet yang berbunyi “Kamu melakukan itu yang membuatku TIDAK AKAN PERNAH mempercayaimu”, banyak orang yang mengira bahwa tweet itu ditunjukkan untuk Shiela atau Rachel.

Shiela bahkan sempat memposting foto mereka bertiga sebulan sebelum kejadian pembunuhan itu dan di retweet oleh Rachel.

Leave a Reply

%d bloggers like this: